Thursday, July 4, 2013

Untitled (p1)

Disinilah aku berdiri, menatapi gedung yang terlihat aga historical itu. Di depannya terlihat spanduk "Penerimaan Calon Mahasiswa Baru." Aku menatapinya, mencoba melihat lebih dalam keadaan gedung tersebut dari apa yang nampak di luarnya. Tiba-tiba perjalanan itu terhenti ketika seseorang bilang "Dimana ya ruang pendaftarannya?" Aku hanya bisa diam, mencoba mengumpulkan serpihan pikiran yang tertinggal di dalam gedung itu. "Mungkin kita bisa tanya pada penjaga disini," lanjutnya sambil berjalan menuju ruang penjagaan. Aku mengikutinya, lalu ia berbicara dengan seorang penjaga. Melihat penjaga tersebut, memang aga miris. Ia kurus, rambut hitamnya sudah tertutup putih, dan jalannya pun aga bungkuk. Penjaga tersebut lalu menunjukkan jalan menuju ruang pendaftaran, wanita itu berterima kasih lalu mengajakku pergi. Sesampainya di ruang pendaftaran, kami lalu bertanya tentang bagaimana cara mendaftarnya dan apa saja syaratnya. Setelah mengetahui semuanya, aku pun segera mengisi formulir dan menyerahkan dokumen yang dibutuhkan dalam sebuah map berwarna merah. Ya, aku menyerahkan semua persyaratan hari itu jg karena aku tidak datang ke gedung tersebut dengan buta informasi. Setelah semuanya selesai, wanita itu mengajakku untuk mengisi perut. Lalu dengan segera kami bertiga pergi sebuah tempat makan, dan memesan makanan. Bertiga? Aku lupa bahwa kami diantar oleh seorang pria yang berusia 50 tahunan. Selesai mengisi perut, kami langsung pulang. Diperjalanan, wanita itu mengatakan, "Yah, tadi ibu harus bayar biaya pendaftaran, nanti gantiin ya." Pria itu hanya menjawab, "Iya." Aku hanya diam melihat jalanan mendengar wanita dan pria itu berbincang, ibu dan ayahku.